Sambutan

Sambutan

       Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin merupakan bagian terpadu dari Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Bangka secara tidak langsung turut secara dalam pembangunan sumber daya manusia yang ada di Pemerintah Kabupaten Bangka khususnya dan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung pada umumnya, yaitu manusia yang mempunyai derajat kesehatan yang tinggi dengan mutu kehidupan yang tinggi pula yang mencakup aspek jasmani dan kejiwaan di samping aspek spiritual, kepribadian dan perjuangan.

Dalam rangka mengemban tugas tersebut di atas, berbagai upaya telah dilakukan tugas tersebut di atas, baik itu melalui perbaikan fisik, penambahan sarana dan prasarana, ketenagaan maupun peningkatan biaya operasional. Namun harus disadari bahwa dengan semakin tingginya tingkat pendidikan dan kesejahteraan masyarakat serta beragam pola penyakit yang ada maka tuntutan masyarakat akan mutu pelayanan kesehatan semakin meningkat, di lain pihak konsekuensi dan era globalisasi dan otonomi daerah di mana iklim kompetisi antar rumah sakit semakin meningkat, mengakibatkan RSUD Depati Bahrin dituntut untuk lebih meningkatkan mutu dan profesionalisme pelayanannya. Untuk itu RSUD Depati Bahrin perlu terus di kembang dan ditingkatkan dengan menambah fasilitas dan peralatan kesehatan dan pembangunan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

            Pengembangan dan peningkatan ini hingga sekarang masih belum dapat dipenuhi secara maksimal sehubungan  keterbatasan pembiayaan dari pemerintah Daerah. Dalam kondisi keterbatasan ini RSUD Depati Bahrin berupaya menggali pembiayaan dari berbagai sumber yang salah satunya melalui DAK dan APBN sehingga secara bertahap peningkatan dan pengembangan RSUD Bahrin ini dapat tercapai seperti yang diharapkan.

RSUD Depati Bahrin adalah Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Bangka yang berawal dari Rumah Sakit Paru milik misi khatolik yang dinasionalisasikan. Peresmian penggunaanya sebagai Rumah Sakit Kelas D pada tanggal 12 November 1970. Pada tahun 1996 dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 539/Menkes/SK/VI/1996 ditingkatkan lagi kelasnya menjadi kelas C dan di Operasionalisasikan melalui Surat Keputusan Bupati Bangka Nomor : 180/02/VI/1997 Tanggal 24 Januari 1997 dan diresmikan pada tanggal 26 Februari 1997, selanjutnya izin operasional di perpanjang melalui Keputusan Bupati Bangka Nomor :188.45/797/Kes/2011 Tanggal 16 Desember 2011. Pada Tanggal 2 Juni 2017 diterbitkan SK Bupati Bangka No. 188.45/866/RSUD/2017 tentang Pemberian nama RSUD Sungailiat Kabupaten Bangka Propinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi RSUD Depati Bahrin Kabupaten Bangka Propinsi Kepulauan Bangka Belitung dan pada Tanggal 30 Nopember 2017 melalui Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bangka No. 441.7/02/OP.RS/DINPMP2KUKM/XI/2017.P diterbitkan izin operasional rumah sakit. Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin juga telah mengalami perubahan dengan menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Bupati Nomor 188.45/810/RSUD/2011 tanggal 16 Desember 2011 tentang Penetapan Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD). Untuk meningkatkan pelayanan pada rumah sakit pada Tanggal 24 Oktober 2017 Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin sudah mendapatkan Sertifikat Akreditasi Versi 2012 dari KARS dengan status terakreditasi tingkat utama yang merupakan standar pelayanan rumah sakit yang dikeluarkan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit. Berdasarkan Komisi Akreditasi Rumah Sakit nomor KARS-SERT/1232/IV/2018 tanggal 10 April 2018 RSUD Depati Bahrin dinyatakan lulus Paripurna dengan 4 (empat) kelompok sasaran.

Dengan diberlakukannya Otonomi Daerah maka sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 dan Peraturan Daerah Nomor : 26 Tahun 2000, Rumah Sakit Umum Daerah Dapti Bahrin ditetapkan sebagai Lembaga Teknis Daerah dengan struktur organisasi yang telah disesuaikan dengan prinsip kaya fungsi dan miskin struktur.

Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin mempunyai tugas membantu Bupati dalam penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten dibidang Pelayanan Rumah Sakit. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, maka Rumah Sakit Umum Daerah Bahrin mempunyai fungsi yang merupakan suatu perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya, serta pelayanan penunjang penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten Bangka.