logo

Kegiatan Sosialisasi  Penggunaan Aplikasi Early Warning System (EWS) Pasien RujuKan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Depati Bahrin 

Bersama Perwakilan  Rumah Sakit , Pukesmas & PSC 119  di Kabupaten Bangka


Dari studi observasional menunjukkan bahwa pasien sering menunjukkan tanda-tanda perburukan klinis hingga 24 jam sebelum kejadian klinis serius yang memerlukan intervensi intensif. Keterlambatan dalam perawatan atau perawatan pasien yang tidak memadai di bangsal rumah sakit umum dapat mengakibatkan peningkatan penerimaan ke unit perawatan intensif (ICU), peningkatan lama tinggal di rumah sakit, serangan jantung, atau kematian.

Early Warning System (EWS) atau system peringatan dini adalah sistem deteksi yang digunakan oleh tim perawatan rumah sakit untuk mengenali tanda-tanda awal perburukan klinis untuk memulai intervensi dan manajemen dini, seperti meningkatkan perhatian keperawatan, menginformasikan dokter, atau mengaktifkan respon cepat atau tim darurat medis. Sistem ini melibatkan penetapan nilai numerik untuk beberapa parameter fisiologis (misalnya, tekanan darah sistolik, denyut jantung, saturasi oksigen, laju pernapasan, tingkat kesadaran, dan produksi urin) untuk mendapatkan skor gabungan yang digunakan untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko mengalami perburukan. Penilaian EWS menggunakan skor lalu dari skor tersebut kita dapat menentukan untuk pengawasan dan penanganan yang diperlukan selanjutnya untuk pasien.