logo


RSUD Depati Bahrin Tingkatkan Budaya Keselamatan Melalui In House Training Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK)

Sungailiat, 10 Juni 2026 ? RSUD Depati Bahrin menyelenggarakan In House Training Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) yang berlangsung pada 10?22 Juni 2026 di Aula IBS RSUD Depati Bahrin. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penguatan budaya keselamatan, keamanan, dan kesiapsiagaan seluruh sumber daya manusia rumah sakit.

Pelatihan ini diikuti oleh tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung dari berbagai unit kerja di lingkungan RSUD Depati Bahrin. Selama pelaksanaan pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penerapan standar Manajemen Fasilitas dan Keselamatan sesuai regulasi yang berlaku serta Standar Akreditasi Rumah Sakit.

Adapun materi yang disampaikan meliputi :

  1.  Implementasi program keselamatan dan keamanan fasilitas rumah sakit beserta regulasinya,
  2. Peran dan tanggung jawab staf dalam pengelolaan peralatan medis dan sistem pelaporannya,
  3. Pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3) beserta limbahnya serta praktik penanganan tumpahan B3 menggunakan spill kit,
  4. Peran dan tanggung jawab staf terhadap pengelolaan sistem utilitas di Rumah sakitS dan pelaporannya
  5. Sistem proteksi kebakaran dan program penanggulangan bencana di Rumah Sakit.

Direktur RSUD Depati Bahrin menyampaikan bahwa Manajemen Fasilitas dan Keselamatan merupakan salah satu pilar penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Seluruh petugas rumah sakit memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan lingkungan kerja, keselamatan pasien, pengunjung, maupun sesama petugas melalui penerapan standar operasional yang konsisten.

"Melalui In House Training ini, kami berharap seluruh pegawai memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya keselamatan fasilitas rumah sakit, mampu mengenali potensi risiko, serta dapat melakukan tindakan yang tepat sesuai prosedur apabila terjadi keadaan darurat. Budaya keselamatan harus menjadi bagian dari setiap aktivitas pelayanan di RSUD Depati Bahrin."



Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi, studi kasus, dan praktik penggunaan Spill Kit sebagai upaya meningkatkan kompetensi peserta dalam menghadapi kondisi nyata di lapangan.

Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, RSUD Depati Bahrin berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip Manajemen Fasilitas dan Keselamatan secara optimal sehingga tercipta lingkungan rumah sakit yang aman, nyaman, tangguh, dan mendukung peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bangka, RSUD Depati Bahrin terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, berorientasi pada keselamatan pasien, serta memenuhi standar mutu dan akreditasi rumah sakit.