logo



Sungailiat, Kabupaten Bangka ? Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi implementasi Sentinel ILI-SARI di RSUD Depati Bahrin Kabupaten Bangka. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan surveilans penyakit infeksi saluran pernapasan akut serta peningkatan kualitas pemantauan penyakit yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan masyarakat.

Sentinel ILI-SARI merupakan sistem surveilans yang berperan dalam pemantauan kasus Influenza-Like Illness (ILI) atau penyakit serupa influenza dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) atau infeksi saluran pernapasan akut berat. Pelaksanaan surveilans ini mendukung pengumpulan data epidemiologi dan pemantauan sirkulasi virus penyebab infeksi pernapasan sebagai dasar dalam mendukung kewaspadaan dini dan pengambilan kebijakan kesehatan.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Kementerian Kesehatan RI melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan implementasi Sentinel ILI-SARI, termasuk proses identifikasi kasus, pencatatan dan pelaporan, pengambilan serta pengelolaan spesimen apabila menjadi bagian dari kegiatan, dan kesesuaian pelaksanaan dengan pedoman surveilans yang berlaku.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi kendala di lapangan, mengevaluasi kualitas data, serta memperkuat koordinasi antara petugas rumah sakit dan pihak terkait dalam mendukung pelaksanaan surveilans yang optimal.

RSUD Depati Bahrin sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung sistem surveilans melalui deteksi dan pelaporan kasus sesuai kriteria yang ditetapkan. Dukungan tenaga kesehatan, ketepatan pencatatan, serta konsistensi pelaporan menjadi aspek penting dalam menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan untuk pemantauan situasi penyakit.


Melalui monitoring dan evaluasi ini, diharapkan implementasi Sentinel ILI-SARI di RSUD Depati Bahrin dapat terus ditingkatkan, baik dari aspek kualitas data, kepatuhan terhadap prosedur, maupun koordinasi pelaksanaan surveilans. Hasil evaluasi diharapkan menjadi bahan perbaikan berkelanjutan guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman penyakit infeksi saluran pernapasan.

RSUD Depati Bahrin berkomitmen untuk terus mendukung program kesehatan nasional melalui peningkatan mutu pelayanan, penguatan surveilans, dan kerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI serta instansi terkait.

Sinergi antara pemerintah pusat dan fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan mampu memperkuat deteksi dini, meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit infeksi pernapasan, serta mendukung perlindungan kesehatan masyarakat.