.png)
UPTD RSUD Depati Bahrin menerima kunjungan studi tiru dari UPTD RSUD Drs. H. Abu Hanifah dalam rangka meningkatkan pengetahuan, wawasan, serta penguatan implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) di lingkungan rumah sakit.
Kegiatan studi tiru ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, bertukar informasi, serta mempelajari praktik pelaksanaan PPRA sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Melalui kegiatan ini, kedua rumah sakit diharapkan dapat memperkuat komitmen dalam penggunaan antimikroba secara bijak, tepat, dan rasional guna menekan risiko terjadinya resistensi antimikroba.
Dalam kegiatan tersebut, UPTD RSUD Depati Bahrin berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan program pengendalian resistensi antimikroba, termasuk penguatan peran tim PPRA, penyusunan dan penerapan kebijakan penggunaan antimikroba, pemantauan penggunaan antibiotik, serta koordinasi lintas profesi dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Implementasi PPRA membutuhkan kerja sama berbagai tenaga kesehatan, mulai dari dokter, apoteker, tenaga laboratorium, perawat, hingga unsur manajemen rumah sakit. Sinergi tersebut berperan penting dalam memastikan pemberian antimikroba sesuai indikasi, pemilihan jenis obat yang tepat, serta evaluasi terapi berdasarkan kondisi klinis pasien dan hasil pemeriksaan mikrobiologi apabila diperlukan.
.png)
.png)
Melalui diskusi dan pertukaran pengalaman, kunjungan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bersama bagi UPTD RSUD Drs. H. Abu Hanifah dalam mengembangkan dan memperkuat pelaksanaan PPRA sesuai dengan kebutuhan serta kondisi rumah sakit masing-masing.
UPTD RSUD Depati Bahrin berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan melalui penguatan tata kelola klinis, kolaborasi multidisiplin, dan penerapan praktik pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien.
Kegiatan studi tiru ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga mempererat hubungan kelembagaan antarrumah sakit dalam mendukung pelayanan kesehatan yang aman, efektif, dan bermutu bagi masyarakat.